Keamanan Pangan Jadi Syarat Mutlak Naik Kelas

KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten Berau kembali mempertegas komitmennya dalam mendorong pengembangan usaha mikro dengan fokus utama pada peningkatan kualitas dan standar produk. Langkah konkret ini diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) yang baru saja rampung digelar di Kecamatan Batu Putih pada 10 hingga 11 November 2025.

Pelatihan ini merupakan bagian esensial dari sub kegiatan Pemberdayaan Melalui Kemitraan Usaha Mikro. Tujuannya adalah membekali para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menghasilkan produk yang tidak hanya lezat, tetapi juga aman, layak konsumsi, dan memenuhi standar regulasi pangan yang berlaku.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, menegaskan bahwa aspek keamanan pangan merupakan hal yang tidak bisa ditawar, terutama bagi industri rumahan yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal. Menurutnya, pemahaman ini krusial agar produk lokal dapat bersaing di pasar yang semakin ketat.

“Saat ini, persaingan bisnis tidak hanya soal rasa dan kemasan. Keamanan pangan menjadi syarat utama agar produk UMKM bisa diterima pasar dan mampu bersaing,” ungkap Eva.

Eva menuturkan, banyak pelaku UMKM di daerah memiliki cita rasa produk yang hebat, khususnya di sektor olahan pertanian dan perikanan seperti di Batu Putih, namun sering terkendala perizinan dan pemahaman standar keamanan. Oleh karena itu, pelatihan ini menitikberatkan pada ilmu teknis yang mumpuni.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin pelaku usaha memahami Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), mulai dari proses pengolahan, penyimpanan, hingga pengemasan,” ujarnya.

Selama dua hari penuh, peserta tidak hanya menerima materi teoretis, tetapi juga melaksanakan praktik langsung, termasuk sesi konsultasi intensif mengenai penanganan bahan baku, kebersihan peralatan produksi, pengemasan yang higienis, serta proses pengurusan izin edar seperti PIRT dan sertifikasi halal.

Para pelaku usaha di Batu Putih menyambut baik inisiatif ini, merasa sangat terbantu dalam memahami cara meningkatkan kualitas dan memperoleh perizinan yang benar. Dengan mengantongi standar keamanan pangan dan perizinan, Eva berharap UMKM Berau dapat lebih percaya diri memasuki pasar retail modern, mengikuti pameran besar, hingga merambah penjualan lewat marketplace digital.

Diskoperindag Berau berkomitmen untuk melanjutkan program pemberdayaan dan pendampingan di kecamatan-kecamatan lainnya guna memastikan pertumbuhan UMKM yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah.

“Kami ingin UMKM di Berau naik kelas. Produk aman, berizin, dan punya daya saing,” pungkas Eva, menegaskan bahwa standar keamanan adalah kunci untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka peluang kemitraan usaha yang lebih luas.(adv)

Penulis : Yoakim Elton SW

Editor   : Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT