Disbun Berau Kebut Perluasan 200 Hektare Perkebunan Kelapa Dalam

KLIK BORNEO – BERAU. Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau bergerak cepat dalam merealisasikan program perluasan dan peremajaan (replating) lahan kelapa dalam berkelanjutan seluas 200 hektare pada tahun ini.

Dukungan yang bersumber dari bantuan stimulan Kementerian Pertanian (Kementan) RI tersebut saat ini telah memasuki babak baru, yakni finalisasi data calon petani dan calon lokasi (CPCL).

Plt Kepala Disbun Kabupaten Berau, Hendratno mengungkapkan bahwa seluruh data spasial lahan pengusul telah dihimpun dan dikirimkan ke Balai Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BPTP) / BRMP Provinsi Kalimantan Timur untuk proses verifikasi akhir sebelum bibit unggul resmi disalurkan.

Langkah tersebut dirancang sebagai solusi atas kondisi tegakan pohon kelapa tradisional di Berau yang mayoritas sudah terlalu tua, menjulang tinggi, dan mengalami penurunan produktivitas.

“Fokus kami bukan sekadar menanam, tetapi membangun ekosistem perkebunan kelapa dalam yang berkelanjutan,” ungkapnya.

“Varietas bibit unggul yang disiapkan ini memiliki keunggulan masa produktif yang relatif cepat, di mana pada usia 3,5 tahun tanaman sudah mulai belajar berbuah,” sambungnya.

Disampaikannya, program perluasan lahan ini difokuskan pada wilayah-wilayah pesisir yang selama ini menjadi sentra komoditas kelapa Berau, seperti Kecamatan Biduk-Biduk, Batu Putih, Talisayan, hingga kawasan kepulauan seperti Maratua.

Selain memulihkan produktivitas hulu, lanjutnya, program ini mengusung misi besar hilirisasi produk. Karena itu, Disbun Berau mendorong kelompok tani untuk tidak lagi menjual kelapa dalam bentuk butiran mentah, melainkan mengolahnya menjadi produk turunan bernilai tambah tinggi.

Salah satu keberhasilan nyata yang diadopsi adalah pemberdayaan masyarakat melalui program terintegrasi yang mampu mengolah kelapa dalam menjadi minyak goreng kampung berkualitas.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas sendiri menegaskan bahwa akselerasi sektor perkebunan kelapa dalam ini merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) daerah untuk menggeser ketergantungan ekonomi dari sektor pertambangan menuju sektor sumber daya alam terbarukan.

Kawasan pesisir Berau yang subur kini dipersiapkan secara matang untuk menarik minat para investor hilirisasi kelapa. Namun, hal itu harus didukung dengan upaya perluasan lahan.

“Dengan adanya jaminan perluasan lahan dan kualitas bibit dari pemerintah, kami optimis Berau bisa menjadi sentra industri olahan kelapa terkemuka di Kalimantan Timur,” pungkasnya. (Adv/*)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT