KLIK BORNEO – BERAU. Jalan poros sepanjang 1,5 kilometer (Km) yang terletak di wilayah Kampung Long Beliu, Kecamatan Kelay, belum juga ditangani hingga saat ini. Padahal kondisi jalan itu rawan longsor dan sangat berbahaya bagi pengguna jalan.
Karena itu, perbaikan jalan poros tersebut diharapkan masuk dalam salah satu prioritas pembangunan fisik tahun ini. Selanjutnya, dapat diperbaiki tahun ini juga.
Anggota DPRD Berau, Gideon Andris mengaku dua tahun silam jalan poros tersebut mengalami kerusakan akibat longsor. Meskipun sudah ditimbun, kondisinya tidak memungkinkan bagi penggunaan jangka panjang.
“Yang kita takutkan itu anak-anak sekolah. Mereka lewat jalan itu, kalau sampai kenapa-kenapa kan tidak bagus,” ungkapnya.
Menurutnya, efisiensi anggaran tahun ini tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk memangkas program-program prioritas dan mendesak. Karena itu, jalan dengan kerusakan serius juga sebenarnya perlu mendapat anggaran yang mencukupi.
“Saya kira jalan itu harus masuk dalam prioritas. Apalagi saya dengar dari aparat kampung di sana, ini sudah terus-terus disampaikan dalam musrenbang,” jelasnya.
Tak hanya di Long Beliu, Gideon bahkan meminta Pemkab Berau untuk membuat pemetaan dan menginventarisasi jalan-jalan yang rusak berat dan membutuhkan penanganan segera.
“Kita harapkan ini didata dulu, lalu dibahas bersama. Mana yang seharusnya dapat perbaikan duluan, mana yang nanti tahun berikutnya,” tandasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi