KLIK BORNEO – BERAU. Kekurangan anggaran operasional masih menghantui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau dalam kinerjanya setiap hari.
Bahkan instansi terkait dituntut bekerja ekstra keras di tengah kekurangan atau keterbatasan yang ada.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina menegaskan saat ini, petugas Disdamkarmat tidak hanya menjinakkan api. Mereka juga mengevakuasi hewan liar hingga melakukan penyelamatan darurat lainnya.
Sayangnya, beban kerja yang vital dan multisektor ini tidak sebanding dengan kondisi fasilitas operasional di lapangan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat petugas. Mereka bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan sering kali harus menghadapi keterbatasan peralatan maupun armada di lapangan,” ungkapnya.
Politisi Partai Golkar tersebut menegaskan bahwa keterbatasan armada dan alat penunjang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Sebab, layanan penyelamatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat krusial untuk mencegah dampak bencana yang lebih besar.
Karena itu, Elita mendesak Pemkab Berau untuk memberikan perhatian serius. Pemkab diminta segera menambah alokasi anggaran, meremajakan armada, serta meningkatkan fasilitas penunjang operasional Disdamkarmat.
“Kita memahami masih ada keterbatasan, baik personel maupun fasilitas. Karena itu, kami berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan kebutuhan mereka agar pelayanan semakin maksimal,” pintanya.
Tak hanya itu, Elita juga meminta masyarakat untuk membantu mempercepat kerja petugas. Sinergi berupa laporan yang cepat dan informasi situasi yang jelas sangat membantu petugas mengoptimalkan alat kerja yang terbatas saat ini. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi