KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membuka kesempatan besar bagi pelaku UMKM dan usaha perorangan di Bumi Batiwakkal untuk terlibat dalam proyek pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah daerah.
Melalui Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Berau, pelaku usaha lokal bahkan didorong untuk dapat menayangkan produk mereka di platform Katalog Elektronik INAPROC Versi 6.
Sistem kerja e-katalog ini dirancang mirip dengan marketplace populer, namun penggunaannya khusus untuk memenuhi kebutuhan belanja pemerintah.
“Pemerintah masih membutuhkan UMKM dan penyedia dari masyarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa,” ungkap Pejabat Fungsional UKPBJ Berau, Surya Ramadani.
Bagi pelaku usaha yang kesulitan mendaftar secara mandiri, lanjut Surya, UKPBJ Berau menyediakan layanan pendampingan langsung untuk menyelesaikan kendala administrasi seperti validasi KTP dan NPWP.
Calon penyedia hanya disarankan untuk memastikan seluruh data identitas dan perpajakan mereka sudah sesuai serta valid sebelum merampungkan proses pendaftaran.
Setelah memiliki akun, penyedia wajib menampilkan informasi produk, harga yang sudah termasuk komponen pajak, serta spesifikasi detail secara transparan.
“Kalau deskripsi dan spesifikasinya tidak jelas, pemerintah akan kesulitan memastikan apakah barang tersebut sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.
Ditambahkannya, meskipun peluang bagi pelaku UMKM itu terbuka lebar, pemerintah tetap akan menyeleksi produk secara ketat berdasarkan kewajaran harga, kualitas pelayanan, dan ketersediaan barang sebelum melakukan transaksi pembelian.
Sistem pembayaran nantinya akan disesuaikan dengan kontrak kerja, penyelesaian volume pekerjaan, serta prosedur akuntabilitas keuangan negara yang berlaku. (*/)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi