Tingkatkan Tata Kelola, Berau Coal Dalami Aturan Pidana Terbaru

Foto bersama saat pembukaan pelatihan yang diikuti PT Berau Coal di Badiklat Kejaksaan Republik Indonesia.

KLIK BORNEO – JAKARTA. Berau Coal dan Sinar Mas Mining mengikuti kegiatan “Pelatihan Penguatan Peran Bagian Hukum dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Tahun 2026” yang diselenggarakan di Balai Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan Republik Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman tim hukum perusahaan dalam menghadapi dinamika regulasi serta implementasi hukum pidana yang terus berkembang.

Pelatihan ini menghadirkan para pengajar profesional dari Badiklat Kejaksaan RI yang memberikan pemaparan mengenai perkembangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), termasuk berbagai aspek implementasi yang relevan bagi dunia usaha.

IMG 20260317 WA0022
Penyerahan simbolis sertifikat pelatihan oleh Kepala Badiklat Kejaksaan RI ke Direktur PT Berau Coal

Materi yang disampaikan meliputi pemahaman substansi hukum pidana terbaru, tata cara penanganan perkara, tindak pidana korporasi, pemanfaatan teknologi dan digital evidence dalam pembuktian, serta peran strategis fungsi hukum perusahaan dalam memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PT Berau Coal dan Sinar Mas Mining dalam memperkuat penerapan good corporate governance serta meningkatkan kualitas pengelolaan aspek hukum perusahaan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan tim hukum perusahaan dapat semakin siap dalam memberikan dukungan hukum yang profesional, responsif, dan selaras dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Pelatihan ini dilaksanakan di Badiklat Kejaksaan RI di Ragunan dan diikuti oleh puluhan tim hukum perusahaan selama dua hari, pada 5–6 Maret 2026.

Salah satu sesi yang turut memberikan pengalaman berharga bagi peserta adalah sesi penguatan karakter melalui pendekatan ESQ (Emotional and Spiritual Quotient) yang disampaikan langsung oleh Dr. Ari Ginanjar. Penguatan ESQ menjadi salah satu aspek penting agar para profesional hukum korporasi tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan kokoh secara spiritual dalam mengambil keputusan-keputusan strategis.

Presiden Komisaris PT Berau Coal, Edy Santoso, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kesempatan dan kolaborasi yang diberikan oleh Badiklat Kejaksaan RI kepada PT Berau Coal dan Sinar Mas Mining dalam pelaksanaan pelatihan ini.

Ia menilai kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi para peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi KUHP dan KUHAP secara langsung dari para ahli di bidangnya.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para peserta. Kami juga merasa bangga karena menjadi pihak swasta pertama yang mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung di Badiklat Kejaksaan RI. Mari kita manfaatkan waktu yang diberikan dengan sebaik-baiknya untuk belajar langsung dari para ahli mengenai KUHP dan KUHAP. Banyak hal baru yang dapat kita kaji lebih dalam dari para pengajar, yang nantinya dapat menjadi bekal untuk diimplementasikan dalam pekerjaan kita sehari-hari,” jelas Edy dalam sambutannya.

Selain itu, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan Republik Indonesia, Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H., turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara PT Berau Coal, Sinar Mas Mining, dan Badiklat Kejaksaan RI dalam penyelenggaraan pelatihan ini.

“Atas nama Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RepubIik Indonesia, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang telah dilakukan,” ujar Leonard.

Ia menjelaskan bahwa agenda pelatihan ini bukan sekadar bentuk kerja sama teknis, tetapi juga merupakan komitmen bersama dalam membangun budaya hukum serta memperkuat tata kelola korporasi yang kuat, akuntabel, dan berintegritas.

Leonard juga menambahkan bahwa kerja sama ini memiliki arti penting bahkan bersejarah, karena untuk pertama kalinya Badiklat Kejaksaan RI menyelenggarakan pelatihan komprehensif bagi unsur korporasi di luar aparat penegak hukum.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun ecosystem of legal education yang lebih luas antara institusi penegak hukum dan dunia usaha.

Melalui kegiatan ini, PT Berau Coal dan Sinar Mas Mining berharap dapat terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang hukum, sekaligus memperkuat budaya kepatuhan yang mendukung operasional perusahaan yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. (*/)

Penulis : Yoakim Elton SW

Editor   :  Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT