KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) siap berpartisipasi dalam ajang Deep and Extreme Indonesia (DXI) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 23–26 April 2026 mendatang.
Keikutsertaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Berau untuk mempromosikan wisata bahari, khususnya wisata selam (spot diving). Mengingat spot wisata tersebut merupakan salah satu andalan daerah.
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santoso menjelaskan ajang DXI telah dikenal luas sebagai salah satu event olahraga petualangan dan gaya hidup terbesar di Asia, dengan fokus pada kegiatan selam, olahraga air, serta petualangan ekstrem.
Berau ingin tampil sekali lagi dalam acara tersebut dengan menghadirkan perwakilan dari sejumlah resort. Paket-paket wisata seputar spot diving juga akan diperkenalkan kepada para calon wisatawan.
“Berau ikut serta lagi tahun ini. Kami membawa materi utama berupa spot diving yang menjadi andalan daerah,” ungkapnya.
Disampaikannya, DXI merupakan platform strategis dan efektif dalam memperluas jangkaun promosi pariwisata. Pasalnya, ia mampu mempertemukan berbagai komunitas, pelaku industri, hingga penyedia perlengkapan dalam satu wadah.
Karena itu, dalam keikutsertaan kali ini, Pemkab Berau tidak bergerak sendiri. Sejumlah pihak turut dilibatkan untuk memperkuat promosi, di antaranya Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Berau, perwakilan resort dari Maratua, serta Tim Percepatan Pengembangan Maratua Kalimantan Timur.
“Kolaborasi ini penting agar informasi yang disampaikan kepada pengunjung lebih lengkap, mulai dari destinasi, akses, hingga pilihan paket wisata yang bisa langsung dipesan,” jelasnya.
Adapun destinasi yang menjadi fokus promosi meliputi wisata selam di kawasan perairan Berau, khususnya di Maratua dan Pulau Kaniungan. Dua wilayah tersebut dikenal memiliki keindahan bawah laut yang menjadi daya tarik utama bagi penyelam, baik pemula maupun profesional.
Selain itu, berbagai paket wisata juga ditawarkan oleh pihak resort, termasuk pengalaman menginap yang terintegrasi dengan aktivitas wisata bahari. Sehingga diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh kepada calon wisatawan mengenai pengalaman yang bisa diperoleh saat berkunjung ke Berau.
Yudha berharap keikutsertaan Berau dalam DXI 2026 mampu meningkatkan minat kunjungan wisatawan. Tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri yang selama ini menjadi pasar potensial bagi wisata selam.
“Harapannya wisatawan lokal dan mancanegara bisa datang ke Berau, menikmati keindahan alam yang kita miliki, dan tentu berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tandasnya. (*/)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi