KLIK BORNEO – BERAU. Sebuah rumah tunggal di Jalan Haji Isa III, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau luluh lantak dilahap si jago merah pada Sabtu (22/8/2026) sekira pukul 10.00 WITA.
Beruntung, kesigapan petugas membuat api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat, lebih kurang 20 menit, sehingga tidak meluas ke bangunan lain dan lahan di sekitarnya.
Kepala Seksi Pengendalian Operasional Pemadaman dan Investigasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Azkar mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan terkait kebakaran itu.
“Kami dapat informasi ini melalui WhatsApp Group Disaster. Karena ’65’ (kebakaran), anggota langsung meluncur ke lokasi. Namun, saat tiba, kondisi api sudah membesar,” ungkapnya, Sabtu (22/8/2026).
Disampaikannya, sesuai keterangan saksi di lokasi yang merupakan seorang pekerja bengkel setempat, titik api pertama kali terlihat muncul dari bagian bawah jendela depan rumah.
Saksi tersebut sempat berupaya memadamkan kobaran api secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya itu belum membuahkan hasil.
“Sempat dipadamkan pakai ember oleh orang bengkel, tetapi tidak bisa diatasi karena api justru semakin cepat membesar,” jelasnya.
“Karena angin yang berembus juga cukup lumayan (kencang),” sambungnya.
Azkar juga memastikan bahwa bangunan yang terbakar tersebut bukan merupakan rumah kosong. Ada beberapa orang yang menempati rumah tersebut.
“Informasi awal dari pihak bengkel, rumah tersebut dihuni oleh lima orang. Namun, saat kejadian mereka sedang keluar rumah,” jelasnya.
Untuk menjinakkan amukan api, Disdamkarmat Berau menerjunkan sedikitnya empat unit kendaraan armada pemadam kebakaran. Petugas berjibaku melokalisasi api agar tidak merembet ke area sekitar.
“Alhamdulillah, kurang lebih dalam waktu 20 menit api sudah bisa kita kendalikan. Karena ini rumah tunggal, sebagai langkah antisipasi, lahan di sekitar bangunan juga tetap kita siram secara menyeluruh,” terangnya.
Akibat insiden itu, tambahnya, kondisi bangunan dilaporkan hangus total dan sudah tidak bisa ditempati kembali. Mengenai penyebab pasti kebakaran, pihak Disdamkarmat belum bisa memberikan kesimpulan baku.
“Sementara ini kita belum tahu pasti asal mula apinya dari mana. Kasus ini masih diselidiki lebih lanjut oleh pihak yang berwenang,” pungkasnya. (*/)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi