KLIK BORNEO – BERAU. Personel Yonarmed 18/Buritkang bergerak cepat membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Poros Samarinda–Berau Km. 9, Desa Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Rabu (19/8/2026). Aksi sigap ini dilakukan guna memutus penyebaran api agar tidak meluas ke area permukiman dan lahan lain di sekitarnya.
Penanganan karhutla dipimpin langsung oleh Komandan Yonarmed 18/Buritkang, Letkol Arm Krisno S. M. Tanimba, S.I.P., yang menerjunkan personel beserta armada pendukung ke lokasi kejadian. Langkah cepat ini menjadi bagian dari komitmen prajurit TNI dalam merespons tanggap darurat dan melindungi wilayah Kabupaten Berau dari ancaman bencana ekologis.
Di lokasi kejadian, penanganan karhutla berlangsung secara terpadu dengan mengedepankan kolaborasi lintas instansi. Dalam penanganan tersebut turut hadir Bupati Berau, Dandim 0902/Berau dan Kapolres Berau, bersama unsur terkait lainnya sebagai bentuk sinergi dalam menghadapi kejadian Karhutla.
Letkol Arm Krisno S. M. Tanimba menyampaikan bahwa kehadiran jajarannya merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam membantu masyarakat serta pemerintah daerah dalam mengatasi krisis di lapangan.

“Kami mengerahkan seluruh jajaran dan sarana pendukung secepat mungkin ke lokasi agar kobaran api dapat segera dikendalikan sebelum membahayakan akses jalan poros serta pemukiman warga,” ujar beliau.
Proses pemadaman di lapangan mengutamakan kecepatan respons serta koordinasi yang solid antar unsur terkait. Petugas gabungan menyisir setiap titik api dan melakukan penyiraman secara intensif guna memastikan material lahan kering yang terbakar tidak kembali menimbulkan pijar api baru akibat hembusan angin.
Di tengah proses penanggulangan bencana tersebut, Danyonarmed 18/Buritkang menegaskan bahwa keselamatan tim di lapangan serta keefektifan pemadaman menjadi prioritas utama seluruh personel gabungan yang bertugas.
“Fokus utama kami adalah menghentikan pergerakan api secara efektif dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel gabungan yang berjuang keras menembus asap di lapangan,” tegasnya.
Melalui kerja sama terpadu dan taktis ini, kobaran api berhasil dipadamkan sehingga situasi di jalur vital poros transportasi tersebut kembali kondusif.
Danyon Armed 18/Buritkang menegaskan komitmennya untuk terus bersiap siaga mendukung penanggulangan bencana alam dan menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Berau. (/*)
Penulis : Yoakim Elton SW
Editor : Rahmat Efendi