Efisiensi APBD 2026: Desak Berau Mandiri PAD

KLIK BORNEO – BERAU. Memasuki masa cukup sulit tahun 2026, efisiensi menjadi tantangan utama. Di tengah tren penurunan kemampuan keuangan daerah, penentuan skala prioritas menjadi krusial. Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, menegaskan bahwa pemerintah daerah harus berani melakukan pergeseran strategi agar tidak terus bergantung pada dana perimbangan.

Pria yang akrab disapa Jarwo ini menyoroti merosotnya porsi dana bagi hasil akibat lesunya sektor pertambangan yang selama ini menopang sekitar 60 persen APBD Berau. Menurutnya, tahun 2026 harus menjadi momentum titik balik bagi kemandirian fiskal daerah.

“Kondisi keuangan kita sedang tidak baik-baik saja akibat anjloknya dana perimbangan. Di masa sulit ini, jalan keluarnya hanya satu: mendongkrak sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan tambang yang porsinya terus menurun,” tegas Politisi Nasdem tersebut.

Jarwo menilai, visi misi kepala daerah dalam RPJMD harus segera direalisasikan pada sektor-sektor potensial non-tambang seperti perikanan, perkebunan, pertanian, pariwisata, dan UMKM. Namun, ia menyayangkan porsi anggaran untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi sektor tersebut masih tergolong rendah di tengah semangat efisiensi ini.

“Potensi alam kita sangat menunjang, tapi dukungannya masih lemah. Saya meminta Bapelitbang dan Kepala Daerah punya komitmen kuat. Efisiensi jangan sampai mematikan sektor yang justru bisa menghasilkan uang untuk daerah,” ulasnya.

Ia juga mengkritik pola pembahasan anggaran yang cenderung formalitas. Menurutnya, Kepala Daerah dan Bapelitbang harus duduk bersama dinas terkait untuk membedah hambatan nyata di lapangan, bukan sekadar menggugurkan kewajiban rutin tahunan.

“Saya ingin capaian itu diukur dari kesejahteraan masyarakat, bukan hanya angka produksi di atas kertas. Contohnya petani padi, kalau hanya melihat target angka mungkin tercapai, tapi kesejahteraan mereka di lapangan masih rendah sekali. Di detik-detik terakhir periode ini, pemerintah harus tahu persis mana program yang benar-benar berdampak langsung pada nilai tukar ekonomi rakyat,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : Yoakim Elton SW

Editor   : Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT