KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi kualitas pembangunan di tingkat kampung. Pada tahun 2026, Pemkab Berau menerapkan kriteria evaluasi yang lebih rinci dan ketat guna mendorong kemandirian serta kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Merujuk data evaluasi terkini, peta pemetaan status wilayah di Kabupaten Berau mencakup 22 Kampung Mandiri, 48 Kampung Maju, dan 30 Kampung Berkembang. Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, mengungkapkan bahwa proses penilaian kini secara resmi beralih menggunakan metode Indeks Desa untuk menggantikan sistem Indeks Desa Membangun (IDM).
“Jadi target kita di tahun 2026 untuk kampung mandiri tetap di 22, karena sekarang penilaian menggunakan indeks desa bukan IDM lagi,” kata Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu.
Di tengah ketatnya indikator pengukur Indeks Desa, DPMK Berau mengarahkan fokus utama pada penguatan kapasitas Kampung Berkembang agar mampu bertransformasi menjadi Kampung Maju. Peningkatan performa tersebut akan dipacu melalui pembenahan fasilitas dasar, penggalangan potensi ekonomi lokal, serta penguatan sinergitas jajaran pemerintah kampung bersama pendamping desa.
“Tapi kampung berkembang akan kita targetkan menjadi kampung maju. Semoga di tahun 2026 bisa menjadi maju untuk 2–3 kampung berkembang,” lanjut Tenteram.
Selain penataan indikator kinerja, DPMK Berau turut menggarisbawahi pentingnya efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Menyikapi adanya penyesuaian nilai Anggaran Dana Kampung (ADK) tahun 2026, para aparatur kampung diinstruksikan untuk menyusun skala prioritas belanja yang berdampak langsung pada kepentingan warga, seperti ketersediaan sarana air bersih dan infrastruktur vital.
“Kami juga mengimbau kepada kepala-kepala kampung, dengan terjadinya penurunan Anggaran Dana Kampung (ADK) di tahun 2026, maka anggaran harus dipakai memenuhi fasilitas yang benar-benar urgent,” tegas Tenteram.
Melalui formulasi kebijakan yang terukur dan alokasi anggaran yang presisi, Pemkab Berau optimistis kualitas pelayanan publik serta tata kelola pembangunan di tingkat kampung akan terus mengalami peningkatan signifikan.(Adv/*)
Penulis : Heri P
Editor : Rahmat Efendi