Ledakan Populasi Berau: Tanjung Redeb Paling Padat, Maratua Paling Sunyi

KLIK BORNEO – BERAU. Populasi pendudui Kabupaten Berau terus meningkat. Memasuki Semester I tahun 2026, jumlah warga Bumi Batiwakkal kini menembus 312.550 jiwa. Hanya dalam waktu enam bulan, ada tambahan 4.530 orang baru jika dibandingkan dengan akhir tahun 2025 lalu.

Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji menjelaskan bahwa tren kenaikan ini terjadi merata. Komposisi warga Berau saat ini didominasi oleh kelompok laki-laki yang mencapai 165.922 jiwa (naik 2.290 jiwa), sedangkan kelompok perempuan berada di angka 146.628 jiwa (naik 2.240 jiwa).

Soal sebaran wilayah, Kecamatan Tanjung Redeb masih menjadi magnet utama sekaligus wilayah terpadat dengan total 79.826 warga (41.560 laki-laki dan 38.266 perempuan). Mengekor di posisi kedua ada Sambaliung yang kini dihuni oleh 49.990 jiwa.

Sebaliknya, Kecamatan Pulau Maratua menjadi wilayah paling sunyi alias berpenduduk paling sedikit di Berau.

“Pulau wisata tersebut tercatat hanya memiliki 4.112 warga, dengan rincian 2.112 laki-laki dan 2.000 perempuan,” ungkapnya.

Kabar baiknya, kesadaran administrasi warga Berau tergolong sangat tinggi. Dari 217.935 warga wajib KTP (usia 17+ atau sudah menikah), sebanyak 98,91 persen atau 215.453 jiwa sudah melakukan perekaman. Angka ini melonjak 3.740 orang dari periode sebelumnya.

Jika dibedah berdasarkan usia dan status perkawinan, profil warga Berau saat ini sangat potensial. Usia Produktif (15-64 tahun) mendominasi dengan 218.341 jiwa (naik 4.369 orang), usia anak-anak (0-14 tahun) 83.154 jiwa, lansia (65 tahun ke atas) sebanyak 11.055 jiwa.

“Sedangkan warga yang belum kawin mencapai 162.417 orang dan sudah menikah ada 135.367 orang. Sisanya status cerai hidup (5.801 orang) dan cerai mati (8.965 orang),” jelasnya.

Menurut David, perputaran ekonomi, kebijakan pemerintah, serta tingginya arus migrasi penduduk menjadi bahan bakar utama pertumbuhan populasi di Berau. Data migrasi dan demografi yang diperbarui tiap semester ini bukan sekadar angka, melainkan modal penting bagi pemerintah daerah.

“Dengan pertumbuhan rata-rata 4.500 orang per semester, pergerakan ini harus direspons cepat. Data ini menjadi basis penting bagi OPD untuk menyusun program kerja dan pembangunan Berau ke depan agar tepat sasaran,” pungkasnya. (*/)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT