Sempat Tertunda, Rp180 Miliar Pengaman Pantai Derawan Siap Dikerjakan di 2027

KLIK BORNEO – BERAU. Pembangunan pengaman pantai di Pulau Derawan yang selama ini tertunda ditargetkan akan mulai terlaksana pada 2027 mendatang. Hal itu menyusul proses perizinan lingkungan dari pemerintah pusat yang bakal rampung tahun ini.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata mengungkapkan bahwa proyek di Pulau Derawan sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2024 lalu dengan kesiapan anggaran awal sekitar Rp25 miliar.

Namun, realisasinya sempat tertunda karena proses pengurusan izin lingkungan yang memakan waktu cukup panjang dan tidak cukup untuk diselesaikan dalam satu tahun anggaran.

Meski sempat terhambat, Hendra memastikan bahwa kendala administratif tersebut kini telah menemui titik terang. Saat ini, DPUPR tengah melakukan finalisasi dokumen agar pengerjaan fisik bisa segera dimulai.

“Sekarang tahap penuntasan izin lingkungan. Insyaallah tahun ini tuntas, tahun depan (2027) bisa start kerja,” ungkapnya kepada Klikborneo.com.

Disampaikannya, proyek pengaman pantai berskala besar ini direncanakan menelan anggaran hingga ratusan miliar rupiah. Dengan alokasi tersebut, bentang pengaman pantai yang dibangun diproyeksikan mampu melindungi hampir separuh dari total luas area Pulau Derawan dari gerusan ombak.

“Total pengerjaannya direncanakan sebesar Rp180 miliar. Total area pengerjaan hampir separuh dari Derawan,” jelasnya.

Selain Pulau Derawan, penanganan abrasi juga akan menyasar Pulau Maratua. DPUPR Berau saat ini tengah memantau dua titik kritis di pulau tersebut yang memerlukan penanganan serupa. Tahapan penanganan di Maratua nantinya akan mengikuti prosedur ketat seperti yang diterapkan di Derawan.

Kendati demikian, Hendra menyebutkan bahwa rencana di Pulau Maratua masih berada dalam fase awal karena belum memiliki dokumen teknis yang lengkap. Karena itu, perlu dilakukan studi dan kajian terlebih dahulu.

“Untuk pengaman pantai di Maratua belum ada studi dan perencanaannya. Tapi sudah kami usulkan untuk dimulai tahapan studi dan perencanaannya tersebut. Mudah-mudahan bisa segera dianggarkan,” pungkasnya. (*/)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT