KLIK BORNEO – BERAU. Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau mengubah strategi dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif lokal.
Tidak lagi fokus pada kuantitas produksi, instansi ini kini gencar mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menguasai teknologi digital sekaligus mengamankan legalitas hukum produk mereka.
Dua langkah mutakhir yang menjadi sorotan utama tahun ini adalah pengenalan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk pemasaran digital serta pemberian fasilitas pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) secara cuma-cuma.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita menjelaskan bahwa persaingan pasar modern menuntut pelaku usaha lokal untuk bergerak dinamis dan adaptif.
Penggunaan teknologi informasi tidak boleh hanya menjadi alat pajang di media sosial, tetapi harus dioptimalkan untuk efisiensi promosi dan penguatan branding.
“Beberapa UMKM kita saat ini sudah mulai diarahkan menggunakan teknologi AI untuk mendukung pembuatan konten promosi mereka di Instagram maupun Facebook. Ini mempercepat gerak mereka di pasar digital,” ungkapnya.
Namun, lompatan digital tersebut dinilai tidak akan kokoh tanpa adanya perlindungan hukum. Karena itu, Diskoperindag Berau mengambil langkah preventif dengan memfasilitasi pengurusan HAKI bagi produk-produk kreatif lokal yang memiliki keunikan tersendiri.
Menurut Eva, identitas, ide, dan kreativitas yang terkandung dalam produk UMKM merupakan aset bernilai ekonomi tinggi yang rawan ditiru jika tidak diproteksi.
“Setiap karya kreatif tentunya harus ada perlindungan hukum. Perlindungan HAKI ini penting agar pelaku usaha merasa aman saat mengembangkan produknya dan memperluas pasar,” bebernya.
“Layanan fasilitasi hak cipta ini kami upayakan secara gratis untuk membantu meringankan beban pelaku usaha,” sambungnya lagi.
Selain memperkuat lini digital dan aspek hukum, Diskoperindag Berau juga melengkapinya dengan program jemput bola berupa pendampingan Nomor Induk Berusaha (NIB) langsung ke wilayah kecamatan, pembenahan kualitas desain kemasan produk, hingga penyediaan ruang belajar gratis melalui talkshow bisnis.
Kombinasi inovasi teknologi dan jaminan legalitas ini diharapkan mampu melahirkan produk unggulan Berau yang tangguh, mandiri, dan siap bersaing di kancah nasional. (Adv/*)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi