Bupati Dorong Batik Maratua dan Derawan Tembus Pasar Jepang Lewat Inovasi Kimono

KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya mendorong potensi kerajinan lokal Bumi Batiwakkal agar mampu bersaing di kancah internasional.

Salah satu langkah strategis yang tengah dijajaki saat ini adalah mentransformasikan Batik khas Maratua dan Derawan menjadi pakaian tradisional Jepang, yakni kimono.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengungkapkan bahwa batik dari dua pulau wisata unggulan Berau tersebut memiliki keunikan motif yang sangat kuat.

Ciri khas seperti gambar penyu, guratan ombak, hingga pohon kelapa dituangkan melalui detail teknik titik-titik yang presisi, sehingga menghasilkan kain yang bernilai seni tinggi.

“Kain ini tidak hanya sekadar bisa kita pakai sehari-hari, tetapi memiliki potensi besar untuk kita promosikan hingga ke luar negeri,” ungkapnya.

Diakuinya, Pemkab Berau sempat melakukan penjajakan kerja sama dan melahirkan wacana untuk memproduksi batik tersebut dalam bentuk kimono.

Transformasi batik menjadi kimono dinilai sangat strategis mengingat masyarakat Jepang sangat sering mengenakan kimono dalam berbagai aktivitas budaya mereka.

Karena itu, dengan menyesuaikan produk lokal terhadap selera dan kebutuhan pasar internasional, batik Berau diharapkan dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat luar negeri.

Inovasi tersebut, lanjut Bupati Sri, dapat menjadi pemantik bagi para pengrajin dan masyarakat Berau untuk lebih jeli dalam melihat peluang global.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh bagi kita semua dalam memaksimalkan potensi lokal dengan kemampuan dan kreativitas yang kita miliki,” terangnya.

Terpisah, Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita membenarkan bahwa saat ini tak hanya Berau, Kementerian Kebudayaan RI tengah melirik pasar Jepang untuk pemasaran batik Nusantara.

Hal itu baginya, menjadi kesempatan bagi Berau untuk bisa menunjukkan potensi lokalnya. Bila kerja sama dengan Jepang itu terjalin, bukan tidak mungkin batik Berau juga dilirik.

“Bila itu terwujud, kita tentu bangga karena di antara sekian banyak kabupaten/ kota yang ada di Indonesia ternyata Berau bisa mendapat kesempatan,” tandasnya singkat. (Adv/*)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT