Dua Hari Hilang di Sungai Kelay, Petani Asal Long Lanuk Ditemukan Meninggal Dunia

KLIK BORNEO – BERAU. Seorang petani bernama Yasel Ban Makal (48) yang dilaporkan hilang di perairan Sungai Kelay, Dusun Nyapa Indah, Kampung Long Lanuk, Kabupaten Berau, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (16/10/2026) pagi.

Korban sebelumnya dinyatakan hilang sejak Rabu (14/10/2026) malam akibat perahu yang ditumpanginya mengalami kecelakaan.

Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Alimi Zain menjelaskan bahwa korban berhasil ditemukan oleh warga sekitar pada Jumat pukul 06.30 WITA.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi pada pukul 06.40 WITA untuk mengevakuasi korban.

“Hasil pencarian pada hari kedua (H-2) ini dinyatakan berhasil. Korban sudah ditemukan, namun dalam kondisi meninggal dunia,” ungkapnya, Jumat (16/10/2026).

Berdasarkan keterangan dari istri korban yang bertindak sebagai saksi, peristiwa bermula pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 18.00 WITA.

Saat itu, perahu yang digunakan korban, yang diketahui memiliki riwayat penyakit asma itu, mengalami kerusakan mesin sehingga hanyut terbawa arus ke arah hilir sungai.

Pihak pemadam kebakaran menerima laporan resmi mengenai orang hilang tersebut pada pukul 19.00 WITA.

“Diduga kuat, perahu yang ditumpanginya terbalik setelah terhempas ombak atau tergulung arus di tengah Sungai Kelay, Dusun Nyapa Indah,” jelasnya.

Sebelum ditemukan, lanjut Alimi, tim gabungan telah merencanakan operasi pencarian lanjutan pada Jumat pagi dengan menerapkan dua metode utama, yaitu penyisiran visual di permukaan air dan penyelaman bawah air secara manual.

Disdamkarmat Berau juga langsung bergerak menuju posko pencarian guna mengoordinasikan tindakan evakuasi dengan melibatkan berbagai unsur.

Adapun beberapa unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini yakni Basarnas, Damkar, ERG Berau Coal, PT PAMA, keluarga korban dan masyarakat Kampung Nyapa Indah.

Untuk mendukung pergerakan, tim mengerahkan 1 unit kendaraan rescue beserta 1 unit peralatan penunjang.

Sedangkan armada air yang dikerahkan meliputi tiga unit perahu karet milik Basarnas, Damkar Berau, dan ERG Berau Coal, serta dibantu oleh perahu tradisional milik masyarakat Kampung Nyapa. (*/)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT