Ekraf, UMKM hingga Pegiat Seni Dapat Tempat di Pagelaran Karrap Fest

KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali menggelar kegiatan Karrap Fest pada tahun ini. Agenda ini menjadi wadah yang penting untuk mempertemukan pelaku ekonomi kreatif, pelaku UMKM, komunitas seni, serta generasi muda di Bumi Batiwakkal.

Adapun kegiatan itu dikabarkan akan digelar pada November mendatang. Pemkab melalui Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau saat ini tengah mematangkan konsep pelaksanaan acara tersebut.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantoso menjelaskan bahwa acara tersebut tak sekadar menjadi wadah hiburan semata. Sebaliknya menjadi wadah bagi para pelaku usaha lokal memperkenalkan produknya masing-masing.

“Saat ini sedantkan kita matangkan konsep Karrap Fest. Tapi arahnya tetap memberikan ruang bagi anak muda dan pelaku ekonomi kreatif untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki,” ungkapnya.

Disampaikannya, lokasi pelaksanaan acara masih direncanakan berada di Amphiteater Jalan Haji Isa I, seperti kegiatan sebelumnya. Tempat tersebut nantinya akan menjadi pusat berbagai aktivitas seni dan kreativitas masyarakat.

“Akan ada banyak pertunjukan seni juga. Mulai dari tari kreasi tradisional, musik akustik, pantomim, penampilan band lokal hingga pertunjukan seni modern lainnya,” jelasnya.

Keberagaman pertunjukan tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan bagi talenta-talenta lokal untuk tampil dan mendapatkan pengalaman di ruang publik.

“Panggung ini kami harapkan bisa menjadi kesempatan bagi generasi muda Berau untuk tampil,” terangnya.

Tidak hanya panggung pertunjukan, Yudha menyebut kawasan sekitar Taman Sanggam juga akan dimanfaatkan untuk menghadirkan tenant UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. Puluhan tenant direncanakan mengisi area kegiatan dengan berbagai produk lokal.

“Jadi nanti akan ada produk yang ditawarkan mencakup kuliner khas daerah, kerajinan, fesyen, produk desain kreatif dan berbagai hasil karya lainnya,” bebernya.

Ditambahkannya, kehadiran tenant menjadi bagian penting karena Karrap Fest juga diarahkan sebagai ruang promosi bagi produk lokal. Interaksi langsung dengan pengunjung dinilai dapat membantu pelaku usaha memperkenalkan produk sekaligus membuka peluang pasar.

“Kami ingin pelaku usaha tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan, tetapi juga memperoleh ruang untuk mengenalkan produknya kepada masyarakat dan calon konsumen,” tegasnya.

Baginya, penguatan ekonomi kreatif menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan pariwisata Berau. Kreativitas masyarakat dinilai memiliki potensi untuk memperkuat daya tarik daerah sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

“Dari giat ini kami mencoba menggabungkan promosi pariwisata dengan pengembangan ekonomi kreatif dalam satu kegiatan,” tandasnya. (Adv/*)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT