Parkir Liar Masih Menjamur, Dewan Minta Dishub Lakukan Penertiban Berkala

KLIK BORNEO – BERAU. Parkir liar di sejumlah badan jalan di wilayah perkotaan Kabupaten Berau masih sering terlihat hingga saat ini. Hal itu menyebabkan kondisi badan jalan menjadi sempit.

Pada beberapa ruas jalan seperti Haji Isa misalnya, khususnya di seputaran Mie Gacoan, pemandangan ini bahkan selalu terjadi di malam hari. Kondisi tersebut tentu mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain.

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto menjelaskan kondisi tersebut jika tidak ditertibkan akan sangat meresahkan. Apalagi kendaraan yang diparkir sangat mengganggu kelancaran lalu lintas sekaligus mengancam keselamatan warga.

Praktik parkir di bahu jalan yang dilakukan tanpa aturan itu, lanjutnya, membuat ruas jalan menyempit dan rawan terjadi kecelakaan, terutama pada jam sibuk. Karena itu, ia meminta dinas terkait untuk melakukan penertiban.

“Ketika kendaraan parkir seenaknya, ruang jalan jadi makin kecil. Itu sangat membahayakan pengguna jalan lain. Jadi harus ditertibkan,” ungkapnya.

Penertiban secara berkala harus dilakukan agar masalah tersebut tidak menjadi penyakit sosial dan menjangkiti masyarakat lain. Berikutnya, menjadi bagian dari upaya meyadarkan masyarakat.

“Kalau perlu derek saja kendaraan-kendaraan itu. Bawa ke kantor, biar sekaligus beri sosialiasi langsung ke orangnya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Dedy juga mendorong pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk bergerak cepat melakukan penataan parkir dan penegakan aturan di titik-titik rawan. Baginya, manajemen lalu lintas yang tertib merupakan salah satu kunci menciptakan kenyamanan di area perkotaan.

“Lalu penertiban jangan sesekali saja, tapi secara berkelanjutan agar ketertiban dan keselamatan di Tanjung Redeb benar-benar terjaga,” tandasnya. (Adv)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT