Perbaiki 6 Ruas Jalan dalam Kota, DPUPR Kucurkan Anggaran Rp10,3 Miliar

KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kembali mengucurkan anggaran Rp10,3 miliar untuk pengaspalan ulang (overlay) secara permanen enam ruas jalan di wilayah perkotaan Tanjung Redeb.

Kepala Bidang (Kabid) Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan penanganan permanen menggunakan aspal hotmiks, bukan perbaikan sementara yang biasa dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC).

“Pekerjaan di dalam kota ini sifatnya penanganan permanen dengan aspal hotmiks (overlay). Ada enam lokasi yang menjadi target utama kami tahun ini,” ungkapnya kepada Klikborneo.com, Senin (3/8/2026).

Adapun lima ruas jalan yang masuk dalam satu paket anggaran senilai Rp10,3 miliar tersebut meliputi Jalan Murjani 3 dengan target penanganan sepanjang 870 meter, Jalan Mangga 3 sepanjang 639 meter, Jalan Pulau Derawan 350 meter.

“Lalu Jalan Manunggal 235 meter sudah terlaksana lalu Jalan Hj Isa 2, targetnya kiri-kanan sekitar 200 meter,” jelasnya.

Khusus untuk Jalan Hj Isa 2, Junaidi menjelaskan bahwa karakteristik kerusakan di jalur tersebut cukup berat hingga menyentuh bagian fondasi jalan.

Karena itu, penanganan dilakukan secara menyeluruh mulai dari penggalian dan perbaikan struktur fondasi sebelum dilapisi aspal hotmiks.

“Untuk Jalan Hj Isa 2 saat ini sedang berproses. Fondasinya kita gali dan perbaiki dulu karena kerusakannya sampai ke bawah, baru setelah itu kita overlay,” terangnya.

“Targetnya sekitar 200 meter, namun bisa berubah sedikit, bisa lebih bisa kurang, menyesuaikan kondisi riil di lapangan,” sambungnya.

Sementara itu, untuk lokasi keenam yaitu Jalan Kedaung, DPUPR menjadwalkan pengerjaan fisik menjelang akhir Agustus 2026.

Ruas jalan yang diperkirakan akan dikerjakan sepanjang 500 meter itu sengaja dipisahkan dari lima paket anggaran yang berasal dari APBD Murni 2026 sejumlah Rp10,3 miliar tersebut.

“Jalan Kedaung anggarannya terpisah tersendiri dan rencananya baru akan dikerjakan mendekati akhir Agustus nanti,” bebernya.

Terkait potensi penambahan ruas jalan rusak lainnya yang belum terakomodasi, Junaidi menyatakan bahwa pihaknya masih fokus memaksimalkan penyerapan APBD Murni 2026 ini.

“Untuk penambahan program di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) nanti, kami belum bisa memastikan dan melihat perkembangan ke depan,” pungkasnya. (*/)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT