Kodim 0902/Berau Perkuat Sinergi dengan Pers, Dukung Program Strategis Nasional

KLIK BORNEO – BERAU. Komando Distrik Militer (Kodim) 0902/Berau menggelar coffee morning bersama insan pers di Aula Kodim 0902/Berau, Jumat (21/8/2026). Agenda ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang dialog untuk memperkuat sinergi antara TNI dan media dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Berau.

Komandan Kodim (Dandim) 0902/BRU, Letkol Inf. Muhammad Faisal Idris, menyampaikan bahwa pertemuan ini sengaja diinisiasi untuk membangun komunikasi yang lebih erat dengan awak media.

Ia menekankan pentingnya peran pers dalam menyebarluaskan informasi kegiatan TNI kepada publik.

“Sengaja kita kumpulkan insan pers untuk sharing dan berdialog terkait hal-hal yang berhubungan dengan tugas TNI, khususnya dalam rangka mendukung Program Strategis Nasional,” ujar Faisal.

Ia menjelaskan, tugas TNI tidak terbatas pada aspek pertahanan dan militer saja. Melalui fungsi teritorial, TNI berkewajiban untuk hadir secara langsung mengatasi berbagai persoalan sosial dan kebutuhan dasar masyarakat di daerah.

“Memang tugas kita bertempur, tetapi di sisi lain tugas kita adalah hadir untuk masyarakat. Itu bagian dari tugas teritorial,” tegasnya.

Dalam menjalankan fungsi teritorialnya, Kodim 0902/Berau mengawal sejumlah program lintas sektor dan penanganan isu strategis daerah.

Berkolaborasi dengan kementerian terkait melalui pendampingan sektor pertanian serta pengawalan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

“Anggota kami juga Terlibat aktif bersama tim gabungan dalam penanggulangan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Berau,” lanjutnya.

Terakhir dalam menunjang pembangunan daerah, Kodim 0902/BRU menyelesaikan pembangunan 6 jembatan konstruksi gorong-gorong (panjang 5–6 meter) dan merencanakan pembangunan 13 titik jembatan beton berdasarkan kebutuhan mendesak masyarakat.

“Termasuk memetakan 7 titik potensi sumber air untuk mengantisipasi kesulitan air bersih warga,” ungkap Dandim lagi.

Tidak ketinggalan, dalam sektor pertanian, juga dilakukan program pendampingan seperti cetak sawah.

” Jadi anggota membantu melaksanakan program cetak sawah, sampai siap tanam, lalu kemudian diserahkan kepada kelompok tani, jadi bukan untuk TNI tetapi untuk masyarakat,” tandasnya.(/*)

Penulis : Yoakim Elton SW
Editor. : Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT